Rabu, 29 Juli 2015

Bayangan Belaka


Aku melihat ke dalam sumur.
Rembulan berdansa bersama riak air di dalamnya.

Aku terpesona aduhai indahnya rembulan itu. Aku melompat masuk ke dalam sumur.
Napas tersedak ah aku tenggelam. 

Dimana rembulan tadi ? Tak kutemukan dia didalam sini.

Aku semakin tercekik. Segera aku berusaha naik ke permukaan. Naik aku ke atas.

Ah hampir saja aku mati tenggelam.

Terkejut saat aku melihat ke langit.
Terkejut aku rembulan itu ada diatas sana.

Rembulan itu MeNatap kasihan padaku.
Kasihan pada bodohnya aku tak bisa bedakan mana nyata, mana maya.

Senin, 13 Juli 2015

Duh

Duh ngantuk tapi ga bisa tidur.
Duh pengen tidur ajalah dari semua masalah ini tapi ngga ngantuk.


Duh saya lapar, tapi ngga mau makan
Duh pengen banget makan, tapi ngga lapar.

Duh pengen banget ngomong ini tapi takut kayak bawel gitu.
Duh pengen kayak gadis pendiam gitu, tapi pengen bgt ngomong.

Haha

Senin, 06 Juli 2015

Untitled

Semua penyakit ada obatnya kecuali kematian.
Semua tabiat buruk itu ada penawarnya, kecuali kesombongan.

Kau dan kesombonganmu.
Aku tak tahu apa obatnya bahkan tak tahu harus mulai darimana.
Kurasa ia telah lama bersarang di dadamu tanpa seorangpun memberitahu.

Nurani



Pernah kau coba ingat ingat kapan terakhir kau pakai hatimu ?
Atau coba kau sekali kali ketuk pintunya dan tanya masihkah kau punya perasaan?

Sini sebentar sebelum kau pergi, dengarkan ini.
"Saat kau usir jauh nurani, saat itulah iblis menguasai logika."

Malangnya dirimu

Kau itu pandai menasehati dan mengkritik orang lain. Ku akui kau banyak membantu dan ku hargai ketulusanmu.
Tapi kau sering lupa menasehati atau memandang buruk dirimu sendiri.

Aduhai sayang, hidupmu pincang tak seimbang!